Berita Terkini

TEKAN INFLASI DENGAN CIPTA LAPANGAN KERJA, DISPERINAKER GELAR PELATIHAN PEMBUATAN PAKAIAN JADI (FASHION READY TO WEAR) DI KOTO TANGAH SIMALANGGANG

Post Title

Dalam rangka menekan inflasi dengan mendorong pertumbuhan ekonomi di kabupaten lima puluh kota, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar Pelatihan pembuatan pakaian jadi (Fashion ready to wear).

Bertempat di aula kantor wali nagari Koto Tangah Simalanggang, pelatihan dilaksanakan selama 6 (Enam) hari dimulai tanggal 02 November - 07 November 2022 dan diikuti sebanyak 25 orang peserta dari tiga nagari di kecamatan Payakumbuh yaitu nagari Koto Tangah Simalanggang, nagari Koto Baru Simalanggang dan nagari Simalanggang.

Kegiatan pelatihan ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Lima Puluh Kota, Fery Chofa, SH, LL, M pada tanggal 2 November 2022 didampingi oleh Camat Kecamatan Payakumbuh, wali nagari Koto Tangah Simalanggang, wali nagari Koto Baru Simalanggang dan wali nagari Simalanggang.

Dalam sambutannya, Fery Chofa, SH, LL, M menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan atau diversifikasi produk dan peningkatan produktifitas masyarakat dalam menghadapi tantangan perekonomian global yang berada pada situasi sulit dimana tingginya tingkat inflasi yang melanda negara-negara di dunia termasuk Indonesia.

“Bagaimanapun situasinya kita harus tetap optimis dan tidak pernah berhenti berusaha. Pelatihan ini juga merupakan bagian ikhtiar kita untuk memperbaiki kapasitas kita dan upaya mendorong perekonomian masyarakat di kabupaten Lima Puluh Kota”, kata Fery Chofa, SH, LL, M sekaligus secara resmi membuka pelatihan pembuatan pakaian jadi (fashion ready to wear).

Menggaet Doni Rahman, S. Pd, pemilik butik Doni Rahman Fashion Designer yang telah berpengalaman di bidang busana/fashion dan mengikuti berbagai ajang kompetisi baik nasional maupun internasional, sebagai narasumber/instruktur pelatihan diharapkan dapat memberikan ilmu dan pengalamannya kepada peserta pelatihan dalam meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat pakaian jadi serta menambah wawasan peserta terhadap perkembangan industri fashion pada saat sekarang ini.

Selanjutnya, pihak kecamatan dan pemerintah nagari menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Harapannya adalah agar peserta dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang didapatkan agar menjadi pengusaha yang sukses di industri fashion. Hal ini tentunya dapat mengharumkan nama kecamatan payakumbuh yang terkenal dengan sentra usaha menjahit sulaman dan bordir nya di Sumatera Barat.

Video Terbaru


Agenda



Sampaikan Saran Anda


Polling

Bagaimana Pelayanan Disperinaker Kab. Lima Puluh Kota menurut anda ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Buruk

LIHAT